Penggunaan bahan alam dalam sediaan farmasi telah menjadi tren yang semakin populer, salah satunya adalah ekstrak daun Serunai (Chromolaena Odorata L) yang dikenal memiliki berbagai manfaat terapeutik. Formulasi nano hidrogel merupakan metode inovatif untuk meningkatkan penyerapan dan efektivitas bahan aktif. Penelitian ini berfokus pada pembuatan dan evaluasi nano hidrogel yang mengandung ekstrak daun Serunai dengan variasi konsentrasi polimer Carbopol 980 sebagai bahan dasar.
Ekstrak daun Serunai diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Nano hidrogel kemudian diformulasikan dengan menggabungkan ekstrak ini ke dalam basis hidrogel yang mengandung berbagai konsentrasi Carbopol 980. Carbopol 980 dipilih karena sifatnya yang mampu membentuk gel stabil dengan viskositas yang sesuai untuk aplikasi topikal. Variasi konsentrasi polimer yang digunakan adalah 0,5%, 1%, dan 1,5%, yang bertujuan untuk menentukan pengaruhnya terhadap karakteristik fisik dan kinerja hidrogel.
Karakterisasi nano hidrogel meliputi pengukuran viskositas, pH, ukuran partikel, dan stabilitas. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi Carbopol 980 berbanding lurus dengan peningkatan viskositas dan stabilitas hidrogel. Nano hidrogel dengan konsentrasi 1,5% Carbopol 980 menunjukkan ukuran partikel yang lebih kecil dan distribusi yang lebih homogen, yang berpotensi meningkatkan penyerapan kulit. Uji in vitro untuk mengukur laju pelepasan ekstrak juga menunjukkan bahwa konsentrasi Carbopol yang lebih tinggi memberikan pelepasan yang lebih terkontrol dan bertahap.
Kesimpulannya, formulasi nano hidrogel ekstrak daun Serunai dengan variasi konsentrasi Carbopol 980 menghasilkan sediaan topikal yang stabil dengan karakteristik fisik yang optimal. Konsentrasi 1,5% Carbopol 980 memberikan hasil terbaik dalam hal viskositas, stabilitas, dan kontrol pelepasan bahan aktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa nano hidrogel berbasis Carbopol 980 dapat menjadi metode efektif untuk mengoptimalkan pengiriman bahan aktif dari ekstrak daun Serunai. Dengan demikian, formulasi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut dalam aplikasi farmasi dan dermatologis, memberikan alternatif baru dalam perawatan topikal berbasis bahan alam.